Senin, 28 Mei 2012

BERENANG BERSAMA PENGHUNI LAUT, BERGERAK MENGIKUTI IRAMA OMBAK

Pernah mendengar Taman Laut Bunaken? Pernah membayangkan menjadi putri duyung? Di Taman Laut Bunaken inilah Anda akan melihat "putri duyung" yang sebenarnya sekaligus melihat kekayaan laut Indonesia. 

Bunaken berada di Teluk Manado, dengan luas 8,08 km2, terletak di utara Pulau Sulawesi, Indonesia. Bunaken merupakan bagian dari pemerintahan kota Manado, Ibu kota Sulawesi Utara. Taman Laut di sekitar Bunaken adalah bagian dari Taman Nasional yang juga termasuk laut sekitar pulau Manado Tua yaitu Siladen dan Mantehage. Secara keseluruhan Taman Laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektare, dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantihage berikut beberapa anak pulaunya dan Pulau Naen, namun lokasi penyelaman (diving), hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengeliling kelima pulau itu. Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam diantaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut. 

Di dalam Taman Laut Bunaken, pengunjung dapat melihat berbagai kehidupan laut yang menakjubkan penuh warna warni. Untuk mencapai taman laut ini, bisa melalui Pelabuhan Manado, Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas dan Marina Blue Banter. Dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor menuju Pulau Siladen dapat di tempuh +/- 20 menit, pulau Bunaken +/- 30 menit, pulau Montehage +/- 50 menit dan Pulau Nain +/- 60 menit. Dari Blue Banter Marina dengan menggunakan kapal pesiar yang tersedia menuju daerah wisata di Pulau Bunaken dapat ditempuh dalam waktu 10-15 menit, sedangkan dari pelabuhan NDC menuju lokasi penyelaman di pulau Bunaken dengan menggunakan speed boat dtempuh dalam waktu +/- 20 menit.

Perairan laut Bunaken memungkinkan orang dapat dengan jelas melihat berbagai biota laut . Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat dari pulau tersebut. Tercatat 13 genera karang hidup di perairan Taman Nasional Bunaken, didominasi oleh jenis terumbu karang tepi dan terumbu karang penghalang. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung keatas sampai sejauh 25-50 meter. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.

Sekitar 91 jenis ikan terdapat di perairan Taman Nasional Bunaken, diantaranya ikan kuda gusumi, oci putih, lolosi ekor kuning, goropa, ila gasi, dan lain lain. Penyelam juga bisa menemukan moluska seperti kima raksasa, kepala kambing, nautilus berongga dan tunikates/ascidian.

Bagi Anda yang menyukai scuba diving, maka tempat ini merupakan tempat yang paling baik, dimana para penyelam akan mendapat kesempatan berenang didasar laut dengan beragam biota laut yang menakjubkan

Pastikan Anda mengunjungi Bunaken selama waktu terbaiknya yaitu antara bulan Mei sampai dengan Agustus setiap tahunnya. Di bulan inilah Anda bisa menjelajahi keseluruhan taman laut yang indah ini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OXY Drinking Water