Selasa, 21 Juli 2015

Keindahan Alam Gunung Rinjani, Favorit Bagi Para Pendaki

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25 LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha.
Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat,
Gunung Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl mendominasi sebagian besar pemandangan pulau lombok bagian utara. Suhu udara rata-rata sekitar 20 °C terendah 12 °C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.  Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m x 4.800 m, memanjang ke arah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat segara anak seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun, mengalir melewati jurang yang curam. Di segara anak banyak terdapat ikan mas dan mujair. Bagian selatan danau ini disebut segara endut.
Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru atau Gunung Barujari yang memiliki kawah berukuran 170 m x 200 m dengan ketinggian 2.296 - 2.376 m dpl.
Puncak Gunung Rinjani merupakan tujuan sebagian besar para petualang dan pecinta alam yang mengunjungi kawasan ini. Kegiatan pendakian secara besar-besaran biasanya dilakukan pada bulan Juli s/d Agustus. Pada bulan Agustus (pertengahan) peserta pendakian umumnya di dominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui kegiatan "Tapak Rinjani" yang diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh salah satu kelompok pecinta alam di Pulau Lombok yang bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.
Pesona unggulan Taman Nasional Gunung Rinjani yang sangat prospektif adalah Danau Segara Anak. Lokasi ini dapat ditempuh dari dua jalur resmi pendakian yaitu jalur pendakian Senaru dan jalur pendakian Sembalun.
Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di Senaru, karena bisa menghemat 700 m ketinggian. Rute sembalun agak panjang tetapi datar dan cuaca lebih panas  karena melalui padang savana yang terik, krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.
Dari rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan.
Untuk mengunjungi Danau Segara Anak dari jalur Senaru dibutuhkan waktu tempuh sekitar 7-10 jam berjalan kaki (± 8 Km) dari pintu gerbang jalur pendakian Senaru. Sedangkan dari jalur pendakian Sembalun ditempuh dalam waktu 8-10 jam. Danau Segara Anak dengan ketinggian ± 2.010 m dpl dan kedalaman danau sekitar ± 230 meter mempunyai bentuk seperti bulan sabit dengan luasan sekitar 1.100 ha.
Di sekitar Danau Segara Anak terdapat lahan yang cukup luas dan datar, dapat digunakan untuk tempat berkemah. Pengunjung bisa juga memancing ikan di danau atau berendam di air panas yang mengandung belerang.
Di sekitar Danau Segara Anak ada Hulu Sungai Koko Puleq ± 150 meter dari Danau Segara Anak. Selain itu terdapat pula Goa Susu, Goa Manik, Goa Payung. Sedangkan di bagian bawah Danau Segara Anak terdapat sumber air panas yang biasa digunakan untuk menguji dan memandikan benda-benda bertuah.
Untuk mencapai puncak (dari arah danau)  harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700 m dan menaiki punggungan setinggi 1000 m yang ditempuh dalam 2 tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada pukul 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju puncak dengan meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah, 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti dengan setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Namun buat para pendaki, ini tempat paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dengan pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Raung di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan gairah pendaki.
Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam atau jika hendak melihat dua obyek lain : Gua Susu dan Gunung Barujari (anak Gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu 2 hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan. Kebanyakan pemandu wisata akan mempersiapkan makanan selama trek. Atau Anda boleh membawa makanan sendiri. Para trekker biasanya membeli persediaan makanan di Mataram atau Senggigi. (Cari Hotel dan Penginapan di sekitar Mataram/Senggigi)
Yang harus di bawa:
  • Lip gloss khusus ke puncak
  • Kamera
  • Stik (trekking pole)
  • Sunscreen
  • Topi hangat dan kacamata
  • Kertas toilet (tissue basah, tissue kering)
  • Obat pribadi
  • Sejumlah uang
  • Senter di kepala
  • Item kebersihan pribadi 
  • Sweater atau jaket
  • Jas hujan (April, Oktober, Nopember dan Desember)
  • Handuk (untuk 3 hari)
  • Baju kaos
  • Tiger balm atau semprot otot (untuk otot nyeri)
  • Pakaian renang (jika berminat berenang di sumber air panas)
  • Kaos, celana panjang dan celana pendek
  • Sarung tangan
Memulai perjalanan menuju puncak Rinjani, Anda perlu menuju Desa Senaru atau Desa Sembalun Lawang yang merupakan dua titik permulaan untuk mendaki Gunung Rinjani. Desa Senaru berjarak 3 jam perjalanan dari utara Mataram, sedangkan Desa Sembalun Lawang berjarak kira-kira 4 jam perjalanan dari timur Mataram.
Untuk sampai ke Senaru dapat menggunakan angkutan umum ke Bayan lalu berjalan kaki. Jika Anda dari luar pulau Nusa Tenggara Barat ikut paket mendaki Gunung Rinjani, biasanya Anda akan dijemput di airport Lombok Tengah untuk menuju Desa Sembalun Lawang dan bermalam di hotel Sembalun Lawang sebelum berangkat mendaki esok paginya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OXY Drinking Water