Sabtu, 03 November 2012

Meluncur ke Konservasi Elang Taman Nasional Gunung Halimun-Salak


Salak I-Kampung Loji sekitar 30 km dari Bogor. Disini terdapat Pusat Pendidikan dan Konservasi Elang "Suaka Elang", sebuah lokasi yang berada di Pasir Jingkrang, Kampung Loji, Bogor. Tepatnya di Resort Salak I Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak di zona pemanfaatan.Selain suaka elang disana juga terdapat camping ground dan wisata air terjun 3 ha. Walau masih tergolong baru, tempat ini telah menjadi pusat pendidikan mengenai burung-burung pemangsa (raptor/elang dan kerabatnya). Diresmikan pada tanggal 25 November 2008.
Suaka Elang di kawasan ini merupakan salah satu upaya pelestarian raptor dan kerabatnya, dengan melalui penyelamatan, rehabilitasi dan pengembalian ke habitat aslinya.
Udara kawasan Taman Nasional ini sejuk dan bila beruntung pengunjung dapat melihat elang terbang bebas dilangit tanpa rasa takut diburu. Mmmm...ingat masa kecil...kalau ada elang terbang dilangit, maka induk ayam akan ribut dan cepat-cepat menyembunyikan anak-anaknya dibawah sayapnya. Tetapi bila tdak beruntung melihatnya terbang bebas dilangit, pengunjung dapat mengunjungi lokasi kandang rehabilitasi dan kandang 'display'. Masing-masing kandang dihuni oleh 1 ekor elang. Elang Jawa, Elang Brontok, Elang Ular, Elang Paria adalah jenis elang yang ada di sana. Untuk menuju lokasi kandang, pengunjung harus melewati jembatan gantung sepanjang 50 m. Kondisi elang-elang di kandang di lokasi ini, ada yang tidak dapat dilepasliarkan karena cacat. Salah satunya seekor Elang Ular Bido yang mengalami patah sayap. Populasi Elang Jawa (Spizaetus Bartelsi) di kawasan ini merupakan terbesar di Pulau Jawa, bahkan di dunia yaitu sekitar 25-30 pasang dan hampir semua jenis raptor di pulau Jawa dan Bali bisa ditemui di kawasan ini.
Cukup banyak pengunjung yang memasuki resort ini dengan bermacam-macam tujuan. Mulai dari rekreasi, pendidikan, pelatihan dan survey. Menikmati air terjun, camping juga merupakan salah satu tujuan pengunjung datang ke sini.
Jika ingin melakukan pengamatan satwa, bisa dilakukan sambil berjalan menuju lokasi air terjun. Menyusuri jalan melewati jembatan gantung, melewati demplot tanaman obat dan hutan cemara, disambut kicauan burung-burung kecil, candaan bajing diantara cemara, semilir angin gunung akan mengiringi pengunjung sampai di shelter I. Di Shelter I ini pengunjung dapat melihat Surili Presbytis Comata bercanda ria sambil berjemur di pagi hari. Melanjutkan perjalanan, di beberapa titik harus ekstra hati-hati karena jalan setapak yang sempit dan licin. Di sebelah kiri, tebing yang cukup dalam menanti. Setelah itu, pengunjung sampai di air terjun Shelter II. Di sini biasanya pengunjung melihat elang. Melihat elang terbang bebas di masa sekarang memang sesuatu yang langka. Bentangan sayap dan suaranya serta keindahan mereka saat terbang. Bukan main!!!!  (jadi ingat ayam-ayamku hehehe...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

OXY Drinking Water