Entri yang Diunggulkan

Jangan Merapikan Tempat Tidur Sebelum Meninggallkan Kamar Hotel

Apa yang biasanya Anda lakukan sebelum check out dari kamar hotel? Selain memastikan tidak ada barang yang tertinggal, tamu hotel yang baik ...

Minggu, 18 November 2012

MENGUNJUNGI BALI SHELL MUSEUM

Bermain air di laut, mengumpulkan kerang di pantai, sepertinya adalah kegiatan liburan yang dilakukan semua orang. Tak hanya di Bali, di pantai mana pun Anda juga bisa mengumpulkan kulit kerang yang dengan mudah dapat ditemukan di pantai-pantai. Tapi di Bali terdapat sebuah museum yang sengaja didirikan untuk memperlihatkan berbagai jenis kerang yang memiliki aneka bentuk dan warna yang indah, juga terdapat fosil kerang yang pernah hidup pada masa ratusan atau bahkan jutaan tahun yang lalu.
Bali Shell Museum berada di Kuta, tepatnya di Jalan Sunset Road no.819 (100 meter setelah Carefour),
merupakan salah satu dari museum sejenis yang ada di seluruh dunia, lainnya berada di Thailand, Prancis, Jepang, Amerika dan Philipina dan merupakan museum kerang pertama di Indonesia. Jarak dari kota Denpasar hanya sekitar 10 km dan bisa di tempuh dengan perjalanan sekitar 15 menit. Museum yang didirikan diatas tanah seluas 1500m2, memiliki koleksi sangat unik. Berbagai macam koleksi kerang hampir dari seluruh dunia ada disini. Di lantai dua museum ini, Anda akan di bawa ke zaman dulu, dengan melihat kerang yang telah menjadi fosil, salah satu yang menjadi andalan adalah fosil kerang raksasa Amonite yaitu jenis kerang Chepalopoda yang berusia 395 juta tahun ditemukan di Madagascar. Fosil kerang ini memiliki diameter 1,4 meter dengan berat  170 kg. Ada pula fosil kerang yang disebut sebagai Trilobite (serangga laut yang berusia hampir 500 juta tahun yang lalu). Selain itu, ada juga fosil kerang mirip tumbuhan bunga yang disebut dengan Crinoid yang umurnya tak kurang dari 440 juta tahun, serta Crinions yang merupakan fosil terbesar di Asia. Juga ada fosil kerang yang mirip cumi-cumi yang disebut Ortocheras yang diperkirakan berumur 395 juta tahun. Di lantai tiga, Anda dapat melihat berbagai jenis kerang, salah satunya Cypraea Moneta. Jenis kerang ini kecil dan sangat mengkilat. Pada jaman dulu kerang ini digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Secara keseluruhan, museum ini menyimpan sedikitnya 10.000 jenis kerang dan 100 lebih fosil yang berumur 100 - 500 juta tahun yang lalu. Anda juga bisa menonton film dokumenter tentang kehidupan, kisah proses pencarian dan penemuan fosil kerang di Museum ini.
Tempat yang bagus untuk alternatif liburan di Bali.
Selamat Berkunjung!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OXY Drinking Water